Skip to content

Salt Bae: Bisnis Sukses karena Meme #PejuangDigital

Salt Bae merupakan salah satu meme terheboh di tahun 2017 lalu yang berawal dari video viral berjudul “Ottoman Steak”. Video yang menunjukkan seorang pria memotong daging steak lalu menaburkan garam dengan dramatis. Gaya si pria dalam menaburkan garam inilah yang menarik perhatian. Salt Bae adalah Nusret Gökçe. Chef dan pemilik restoran steak dari Turki. Sederetan selebritis dunia dari Leonardo Di Caprio yang terpana melihat aksi Salt Bae di Dubai, hingga Drake, DJ Khaled, David Beckham serta beberapa top selebritis lainnya pun tak ketinggalan ingin menyaksikan langsung aksi  Gökçe.

Two real life meme character in one frame.
Two real life meme characters in one frame.

Credit: @Nusr_et#Saltbae

Nusr-Et Steakhouse yang berawal dari 8 meja dan 10 karyawan di Turki kini sudah membuka cabang di beberapa kota besar di Amerika Serikat. Sebelum menjadi internet famous, Gökçe memang sudah memiliki beberapa steakhouse di Turki dan Uni Emirat Arab. Namun, kini orang datang ke restorannya tak lagi sekedar untuk mencicipi rasa daging steak. Mereka datang demi melihat sang Salt Bae. Salt bae adalah bukti bagaimana social media berhasil menjadi alat marketing yang luar biasa.

#PejuangDigital: Salt Bae Lebih dari Sekedar Video Viral

Keberhasilan Gökçe menarik perhatian dunia diawali dari videonya yang viral. Video berdurasi 36 detik yang diunggah di akun Instagram miliknya pada 7 Januari 2017. Dalam waktu 48 jam, video itu mendapatkan lebih dari 2.4 juta views. Kini, video “Ottoman Steak” itu sudah ditonton lebih dari 16 juta kali. Setahun setelah kehebohan itu, Gökçe sudah menambah jumlah restorannya menjadi 13 restoran dengan lebih dari 600 karyawan dari Abu Dhabi hingga Miami.

Credit: @Nusr_et#Saltbae

Meski menarik perhatian dunia karena video-nya viral, yang membuat Salt Bae menjadi heboh tentu karena meme yang bertebaran pasca itu. Gaya iconic Salt Bae memicu orang untuk menciptakan meme. Video viral memiliki efek yang singkat, yakni orang menonton lalu share. Sementara citra dan karakter yang ditampilkan dari Salt Bae itulah yang kemudian terus menerus hadir kembali melalui berbagai meme di kemudian hari.

You vs the man she tells you not to worry about- Salt Bae Meme
You vs the man she tells you not to worry about- Meme Salt Bae pertama

#PejuangDigital: Efek Bola Salju Meme Salt Bae

Sebelum menjadi seheboh ini, Nusr-Et Steakhouse memang sebuah restoran fine dining yang melayani customer-customer penting. Namun, kehebohan Salt Bae di internet-lah yang jelas membuat bisnis restorannya berkembang pesat dalam waktu setahun terakhir.  Dari selebriti kelas Hollywood, musisi dan atlet terkenal hingga anggota kerajaan ingin menyaksikan langsung sosok Nusret Gökçe. Salt Bae menjadi bukti bagaimana meme yang selama ini kita ketahui hanya seputar konten-konten humor menjadi alat marketing bagi restorannya, dan berhasil.

“I’ve become a brand”

Nusret Gökçe-Salt Bae

Nusret Gökçe memang bukan secara langsung menggunakan meme sebagai media ia untuk memasarkan brand-nya. Siapa yang pertama kali menggunakan istilah Salt Bae bagi dirinya pun tidak diketahui hingga sekarang. Namun, Gökçe menciptakan konten video yang kemudian menjadi viral. Ketika Instagram dipenuhi dengan berbagai foto foodporn yang menampilkan foto-foto makanan yang indah, Gökçe memposting video dirinya yang eksentrik dan unik.  Bahkan Gökçe tidak pernah berpikir jika konten video yang ia unggah akan sebegitu menarik perhatian orang. Ia hanya ingin menambahkan golden touch” di steaknya. Ketika  merekam video yang menunjukan gaya iconic-nya itu ia hanya ingin garam yang ia taburkan seolah jatuh dari langit, and the rest is history. 

The King of being extra
The King of being extra Credit: @Nusr_et#Saltbae

Menyadari dirinya sebagai icon dan brand dari steakhouse miliknya,  Gökçe pintar membangun dan mempertahankan citranya di social media. Jika melihat akun Instagram miliknya, apa yang ia tampilkan selaras dengan karakter yang hadir dari meme-nya, yakni  tentang “being extra & doing the most”. Begitulah ia hingga kini terus membangun engagement dengan audience-nya. Sebagaimana sebuah bola salju yang bergulir, efek meme Salt Bae belum berhenti. Bahkan, meski setelah setahun berlalu sejak viral videonya, kita akan tetap mengingat gaya iconic-nya.

#Pejuang Digital: Social Media, Influencer dan Digital Marketing 

influence
Influence

Keberhasilan Salt Bae dalam menarik perhatian publik dan membuat bisnis-nya berkembang pesat berkat social media tidak semata-mata terjadi karena satu unggahan video-nya. Toh jauh sebelum itu, ia memang sudah menggunakan platform Instagram sebagai media promosi restorannya. Namun, cuitan Bruno Mars lah yang kemudian membuat jagat twitter heboh. Publik kemudian mencari siapakah sosok di dalam foto tersebut. Video Nusret Gökçe kemudian menjadi viral, meme bertebaran, selebritis mengenakan baju bergambar dirinya, orang membuat mural bahkan hingga menato tubuhnya dengan wajah si sosok fenomenal itu dengan gaya iconic-nya.

Peran Bruno Mars memberikan pengaruh yang luar biasa dalam membuat viral Salt Bae. Konten yang unik dan peran influencer menjadi salah satu kunci bagaimana promosi melalui social media bisa berhasil. Dalam kasus Salt Bae, tidak hanya keunikan konten dan pengaruh influencer, karakter brand-nya yang kuat dan mampu membangun interaksi positif dengan para audience membuatnya sukses.

Social media sekali lagi menunjukkan bagaimana ia merupakan satu dari sekian banyak alat kuat yang dapat digunakan dalam digital marketing. Di era ketika setiap orang memiliki setidaknya satu akun social media, dan menghabiskan waktu menatap layar gadget, digital marketing kini adalah marketing itu sendiri. Memaksimalkan setiap platform digital sebagai alat meningkatkan awareness, membangun engagement, dan pada akhirnya memasarkan brand melalui berbagai campaign dan konten yang menarik menjadi hal yang seharusnya dilakukan semua orang yang ingin mendapat tempat di benak publik.

Meski banyak kritik yang diberikan terhadap restorannya, sepertinya pesona Salt Bae masih akan terus bertahan. Setidaknya hingga saat ini, setahun setelah videonya viral, orang masih penasaran dengan pesona Salt Bae. Akun Instagram-nya masih mendapat jutaan views, deretan selebritis dunia pun terus bertambah di instagram feeds-nya. Jika ia berhasil mempertahankan “pesona”-nya, bukan tidak mungkin cita-cita-nya untuk membuka cabang restoran di berbagai penjuru dunia bisa terwujud.

 


Read more:

https://www.cnbc.com/2018/01/26/this-is-how-salt-bae-became-the-most-famous-butcher-on-instagram-in-the-world.html

https://nypost.com/2018/01/23/theres-more-to-salt-bae-than-steak-and-seasoning/

https://www.bustle.com/p/how-did-salt-bae-start-the-origins-of-this-meme-are-pretty-tasty-31231

Share

11 Comments

  1. Rezeki banget yaaa…

  2. Internet marketing emang luar biasa ya. apa aja yang go viral pasti akan mendadak sukses.. mantep

    • Seperti dua sisi mata uang sih. Ada juga kan yang gara-gara viral malah jadi masalah.

  3. Waah kekuatan socmed emang. Kadang yg bikin video iseng ga sengaja kado viral. Yang sengaja bikin biar viral.dikonsep sedemikian rupa efeknua biasa aja. Faktor rejeki juga

    • Bener banget mbak. Rezeki mungkin memang jadi salah satu faktor juga untuk jadi viral di antara sekian banyak konten di internet.

  4. Sosial media banyak ya mbak manfaatnya. Keren ya pokoknya. Terimakasih infonya. Jadi makin tahu tentang Salt Bae.

    • Sama-sama. Kalau dipakai dengan benar social media memang banyak manfaatnya

  5. Keren banget nih marketing pake video, menurutku sih karena keunikannya aja jadi bisa viral gitu

  6. Yes saya percaya banget kekuatan sosmed begitu warbiyasah. Amazing deh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *